2025, Distransnaker Kukar Buka 11 Pelatihan Gratis untuk Tingkatkan Keterampilan Tenaga Kerja
(Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Distransnaker Kukar, Lukman/pic:tanty
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR:
Sebagai upaya dalam meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal agar lebih
siap bersaing di pasar kerja, Pemerintah
Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) melalui Dinas Transmigrasi dan
Tenaga Kerja (Distransnaker) Kukar akan kembali mengadakan program Pelatihan
Berbasis Kompetensi pada tahun 2025.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang
Pelatihan dan Produktivitas Distransnaker Kukar, Lukman. Ia mengatakan program
ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal yakni putra
putri daerah agar mampu bersaing dan lebih siap bersaing di industri kerja
dalam bidang apapun
“Pelatihan ini terbuka bagi masyarakat di 20
kecamatan yang ada di Kukar, terutama bagi pemuda lulusan baru yang ingin
meningkatkan keterampilan mereka.” ujar Lukman belum lama ini
Lukman mengatakan, untuk melakukan pendaftaran
peserta dapat mengakses melalui Web siap-kerja.kukarkab.go.id.
“Kita buka pendaftaran secara daring, dalam
hal ini kami bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) agar peserta
mendapatkan pelatihan sesuai dengan potensi ekonomi daerah.” Katanya
Adapun jenis pelatihan ini Lukman menyebutkan
ada 11 bidang yang akan dilatih. Di antaranya Ahli K3 Umum, Security/Gada
Pratama, Instrumentasi Level 1, Konten Kreator, Mekanik Alat Berat, Listrik
Bangunan Sederhana, Forklift, Mobile Crane, Basic Operator Alat Berat, Rigger,
dan Welder SMAW 3G.
“Sama seperti sebelumnya, nanti para peserta yang dinyatakan lulus akan mendapatkan sertifikat kompetensi untuk mempermudah akses ke dunia kerja.” terangnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan untuk
pendaftaran pelatihan Security/Gada Pratama telah ditutup pada 10 Februari
lalu, namun untuk pelatihan lainnya dapat didaftarkan peserta dapat mendaftar
hingga 30 April.
"Kami menargetkan lebih dari 500 peserta
untuk program ini, dengan prioritas bagi masyarakat kurang mampu dan tanpa
biaya.” tutupnya.
Untuk memastikan agar setiap program ini
terimplementasi secara merata, Lukman menegaskan bahwa pihaknya juga telah
menentukan jumlah kuota setiap kecamatan. Hal ini bertujun agar program
tersebut merata ke setiap kecamatan yang ada di Kukar. (adv/tan)